Kegiatan KKU Kelompok 20 Wilayah Kemijen Periode Semester Ganjil 2017/2018

by satgas

18 December 2017


Mitra I ( Ibu Wiji)

Program Kelompok

Beliau memulai usaha membuat martabak telor sejak 34 tahun silam bersama sang suami tetapi setelah ditinggalkan sang suami, beliau tetap melanjutkan usahanya untuk membuat martabak telor dengan bentuk mini dengan berbekal kemampuannya semasa bekerja dengan suaminya.

Karena usianya yang sudah memasuki masa tua beliau hanya menerima pesanan dan mengerjakan semuanya di rumah. Nantinya martabak telor mini yang beliau buat akan diambil oleh pedagang-pedagang angkringan yang sudah menjadi langganannya sejak lama.

Foto diatas waktu kami melakukan program kelompok yaitu menerapkan dan memberikan edukasi untuk Ibu wiji sehingga dagangannya tampil meyakinkan karena dari tempat produksi yang bersih dapat mengatakan bahwa makanan itu layak dikonsumsi.

Program Individu

            Gambar diatas merupakan kegiatan Deby saat melakukan pengecetan untuk melakukan pemberian identitas kepada gerobak Ibu Wiji demi meningkatkan pemasaran yang ada serta sebagai penunjuk bahwa ada penjual martabak telur mini disini. Dimulai dari membuat cetakan kertas sehingga tulisan terlihat rapi. Memilih warna merah yang kontras dengan warna gerobak sehingga tulisan terlihat jelas.

            Gambar selanjutnya ini adalah waktu setelah melakukan pengurusan IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil), Nadya memberikan IUMK kepada  Ibu Wiji dengan harapan nantinya digunakan sebagai jaminan untuk meminjam modal yang dapat memajukan usahanya.

 

Mitra II (Ibu Yayuk)

Program Kelompok

Description: C:\Users\Nael\Desktop\S__131571788.jpg

            Ibu Yayuk hidup bersama suaminya Pak Kuwat serta memiliki satu orang anak yaitu Andy yang sudah bekerja di Ace Hardware. Ibu Yayuk memulai usaha kue apem ini semenjak 3 tahun lalu. Dia belajar dari kakaknya yang juga pandai membuat makanan. Selain berjualan apem Ibu Yayuk juga menerima pesanan seperti nasi kotak dan jajanan pasar yang lain.

            Ibu Yayuk biasanya menitipkan kue apem di pasar dekat rumahnya karena keterbatasan Ibu Yayuk yang tidak berani untuk mengemudi sepeda motor. Selain menitipkan kue apemnya ini Ibu Yayuk selalu dibanjiri dengan pesanan karena produknya sudah terdengar sampai luar kota baik itu saudara sendiri maupun sampai orang tidak dikenal.

            Foto diatas adalah waktu kami melaksanakan program kelompok yaitu mengedukasi Ibu Yayuk tentang higienitas dan memberikan tambahan sarana untuk mengoptimalkan pembuatan kue apem mengingat jumlah pesanan ibu yang sangat banyak. Sarananya adalah cetakan kue apem.

 

 

 

 

Program Individu

            Gambar diatas adalah kegiatan saat Natanael melakukan program individu yaitu memasang lampu LED yang notabene dapat menghemat watt listrik dan tidak memberikan dampak seperti panas pada ruangan. Lampu yang sebelumnya berdaya 42 watt dianggap terlalu boros energy sehingga justru membuat biaya bertambah, sehingga Natanael memberikan solusi dengan lampu LED 9 watt, lampu tersebut memiliki terang cahaya yang hampir sama dengan lampu sebelumnya namun dengan daya yang jauh berbeda.

            Foto diatas adalah kegiatan pemasangan plang tiang demi menunjukan arah ke rumah Ibu Yayuk maupun menambah cakupan pemasaran dilakukan oleh Ardan untuk menarik konsumen. Desain dengan ukuran 60 x 30 cm ini memiliki warna yang kontras dengan lingkungan sehingga akan menjadi daya tarik visual bagi orang yang lewat disana, dilengkapi dengan alamat, jarak tempuh, nomor IUMK, dan juga nomor kontak untuk pemesanan.