KEGIATAN KKU UNIKA SOEGIJAPRANATA - KELOMPOK 6 GISIKDRONO

by admin

12 July 2018


MITRA 1

Program Utama : Inovasi Produk

Program utama yang dilakukan yaitu inovasi isian ronde yang awalnya gula merah dan kacang menjadi coklat. Tujuannya adalah menarik minat dari konsumen yang masih muda dan memberikan variasi terhadap usaha ronde Pak Firdaus. Ide ini sejalan dengan keinginan mitra agar produknya bisa lebih banyak terjual dan diminati oleh orang banyak terlebih konsumen berusia muda. Kelompok KKU 6 mencoba membuat terlebih dahulu kemudian dicobakan pada mitra. Selanjutnya setelah terpilih 1 resep, dilakukan pembuatan isian coklat bersama-sama dengan mitra dan selanjutnya mitra bisa membuat sendiri.

Penanggung jawab: Kelompok KKU 6

 

Program pendukung 1 : Logo

Program pendukung ini adalah untuk menunjang kualitas usaha Mitra 1 kami agar lebih professional sehingga mampu bersaing di pasaran. Kami mendesain logo dengan nama dan gambar yang Mitra 1 kami harapkan. Logo ini pun melalui seleksi Mitra 1 kami, dari 5 desain yang kami buat akhirnya desain yang inilah yang menjadi pilihan Mitra 1 kami. Logo ini berguna untuk kartu nama, MMT, X-Banner, dan profil usaha di akun sosial media.

Koordinator program: R.R.Marisa Kusumarani/15.J2.0005

 

 

Program Pendukung 2 : Penambahan Alat Pendukung

Di program ini saya menambahkan sebuah payung berukuran 225cm untuk mendukung penjualan Pak Fir dikarenakan tempat Pak Fir berjualan tidak ada tempat berteduh untuk disaat hujan. Alat berikutnya adalah pengusir nyamuk karena tempat berjualan Pak Fir yang dimalam hari dan diruangan terbuka.

Koordinator program: Derian Jatikusuma Hermawan/15.K1.0004

 

Program Pendukung 3 : Edukasi dan Pembuatan Pembukuan

Pembukuan keuangan dalam usaha itu sangatlah penting perananya, bahkan UKM yang kecil semua tetap butuh. Karena kita semua tahu yang namanya usaha itu kan ada pasang surutnya. Dan pastinya kondisi ini membawa pengaruh terhadap keuntungan dan kelancaran operasional usaha. Nah dengan pembukuan ini kelompok kami serta mitra Ronde Pak Fir bisa mengetahui dan memetakan perjalanan usaha mitra usaha dan bisa mendeteksi kesalahan ada di bagian mana. Permasalahan yang  terjadi selama ini banyak UKM atau usaha kecil yang gulung tikar salah satu faktornya adalah tidak konsistenya mereka memakai pembukuan keuangan, atau tanpa perhitungan kita mengambil uang usaha tersebut untuk keperluan pribadi, dll.

Koordinator program: Robertus Roy A.J/14.D1.0156

 

Program Pendukung 4 : Promotion

Di program ini saya memasarkan W-dank ronde pak Fir di beberapa akun kuliner, agar kedepannya nanti “W-dak Ronde Firdaus” akan lebih terkenal. Sosial media yang digunakan adalah instagram, serta akun instagram kuliner yang mempromosikan akun cinta makanan semarang (ACMS)  dan Jakul Semarang.

Koordinator program: Sion Ekaputra K./15.E1.0248

 

Program Pendukung 5 : Packaging

Program yang saya lakukan adalah membantu mitra mencari (mengganti) kemasan plastik pembungkus ronde. Plastik yang digunakan cenderung tipis dan mitra mengungkapkan bahwa beberapa kali bocor (berlubang). Saya membantu mitra memberikan solusi dan referensi plastik yang sesuai berikut dengan harganya. Namun tidak ditemukan plastik yang memiliki harga yang sama dengan plastik terdahulu namun kualitas lebih baik.

Koordinator program: Elisabeth Merline Wibowo/15.I1.0032

 

Program Pendukung  6 : X-Banner

Pada program ini, saya menambahkan stand banner di dekat gerobak Wedang Ronde Pak Firdaus untuk sarana informasi dan pemasaran agar terlihat menarik di mata customer yang melewati jalan. Disisi lain, karena tempat berjualan Pak Firdaus sangat menjorok kedalam, sehingga tidak terlihat. Diharapkan dengan adanya X-banner ini, orang yang lewat bisa lebih mengetahui akan adanya warung wedang ronde. Dengan demikian kemungkinan produk terjual habis dalam waktu singkat lebih besar.

Koordinator program: Virnathalia Yovanka S./15.E1.0161

 

                                   

MITRA 2

Program Utama : Branding

Program Utama ini kami laksanakan berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan terhadap Mitra 2 kami. Permasalahan utama Mitra 2 kami adalah kurang dikenal sehingga membuat sedikitnya pasar/konsumen yang diperoleh oleh Mitra 2 kami. Pelaksanaan program ini adalah dimulai dengan pembuatan nama usaha yang pasti, berdasarkan diskusi dengan Mitra akhirnya nama usaha pun langsung dapat kami desain menjadi logo sederhana. Logo ini pun dapat digunakan untuk sticker pada kemasan produk dan profil bisnis di akun sosial media.

Penanggung jawab: Kelompok KKU 6

 

Program Pendukung 1 : Labelling

Pada program ini saya menambahkan sticker pada kemasan gelas bubur sebagai bentuk labelling. Isi tulisan dari sticker tersebut adalah nama pemilik usaha, alamat pemilik usaha, dan nomor telepon pemilik usaha. Tujuan menambahkan sticker ini untuk dijadikan sebagai salah strategi pemasaran yang luas, agar bubur dan serabi Pak Min dikenal banya oleh masyarakat. Selain itu juga memberi nilai tertentu pada produk bubur dan serabi tersebut.

Koordinator program: Virnathalia Yovanka S./15.E1.0161

 

Program Pendukung 2 : Promotion

Program ini bertujuan untuk mempromosikan produk Mitra 2 kami di sosial media yang digunakan oleh anak muda yaitu instagram. Berawal dengan melakukan photoshoot produk, lalu kami melakukan transaksi dengan 3 akun instagram yang memiliki followers puluhan ribu. Kami berharap dengan program ini semakin banyak warga Semarang yang mengetahui produk Mitra 2 kami lalu memesan langsung ke Bapak Mintarno. Dengan ini Mitra 2 kami tidak hanya bergantung pada hasil penjualan di tempat-tempat penitipan produk bubur dan serabi.

Koordinator program: R.R.Marisa K./15.J2.0005

 

Program Penduikung 3 : Penambahan Target Pasar

Program yang saya lakuan adalah membantu mitra mendapatkan target pasar baru. Dengan demikian harapan kami adalah mitra memiliki kesempatan untuk memperluas pasar. Besar harapan kami bahwa dengan adanya perluasan pasar, produk serabi dan bubur dari Pak Mintarno bisa lebih sering laku dan habis. Ada 3 tambahan lokasi yang bisa diajak bekerja sama dengan mitra. Ketiganya berada di are aTanah Mas sehigga tidak terlalu jauh dengan area Puri Anjasmoro.

Koordinator program: Elisabeth Merline Wibowo/15.I1.0032

 

Program Pendukung 4 : Edukasi Dan Pembuatan Pembukuan

Didalam usaha ini kita juga penting untuk melakukan pengelolahan keuangan tersebut, semua harus ada hitunganya yang mana uang untuk usaha, mana uang untuk pribadi dan mana uang untuk kegiatan sosial. Nah disitu saya anggap jika kita berkendara sendiri seperti menjalankan usaha tanpa ada pembukuan, sedangkan jika kita berdua dengan teman yang membantu melihat peta tadi adalah kita dibantu dengan sebuah pembukuan keuangan. Menjalankan usaha memang tidak semudah yang kita jalankan, pada dasarnya kondisi yang baik tidak selalu bisa kita hadirkan atau kita capai. Tetapi dengan adanya pembukuan bagi UKM seperti Bubur dan Serabi Bu Lis kita bisa membuat pertimbangan yang sedikit lebih matang, tentu saja akan menghadirkan kondisi yang lebih baik. Pembukuan keuangan itu adalah peta dan kompas para umkm dalam menjalankan usaha tersebut. Jadi jika sampai kita tidak memiliki peta dan kompas tersebut, resikonya sangat besar bisa membuat kita salah arah.

Koordinator program: Robertus Roy A.J./14.D1.0156

 

Program Pendukung 5 : Penambahan Alat Produksi

Di program ini saya menambahkan 3 panci untuk mengganti panci-panci lama yang sudah penyok dan hamper berlubang, barang kedua adalah lampu emergency untuk digunakan pada saat mati lampu saat produksi dikarenakan Pak Min (Mitra 2) melakukan produksi di malam hari hingga pagi.

Koordinator program: Derian Jatikusuma Hermawan/15.K1.0004

 

Program Pendukung 6 : Edukasi Produktifitas

Di program ini kelompok berusaha menjadi teman dimana pak Min bisa menceritakan keluh kesah dalam menjalankan usaha kuliner.  Kelompok juga berusaha menyakinkan pak Min untuk berani menaikan harga karena banyaknya bahan baku yang sudah naik, tetapi harga yang dijual tetap saja sama.

Koordinator program: Sion Ekaputra K./15.E1.0248


foto candid kel 6.doc