KEGIATAN KKU UNIKA SOEGIJAPRANATA - KELOMPOK 2 GISIKDRONO

by admin

12 July 2018


Mitra 1

Program Utama: InovasiBentukdan Rasa Rempeyek

Program utama yang kami lakukan pada usaha rempeyek milik Ibu Wiji adalah inovasi bentuk dan rasa rempeyek, Sebelum kami melakukan inovasi bentuk dan rasa rempeyek, rempeyek yang diproduksi oleh Ibu Wiji adalah rempeyek pada umumnya yaitu tidak berukuran one bite size dan tidak ada penambahan bumbu pada rempeyek yng diproduksi oleh beliau. Pada kesempatan kali ini kelompok kami melakukan inovasi bentuk rempeyek menjadi rempeyek berukuran one bite size dengan penambahan varian rasa seperti balado, pizza, dan barbekiu. Kami melakukan inovasi ini karena kami lihat belum ada yang membuat rempeyek berukuran one bite size dengan berbagai rasa, sehingga inovasi ini dapat menjadi peluang untukmemperluaspangsapasar.

Penanggungjawab: KKU Kelompok 2

 

Program Pendukung 1: Branding

BrandingRempetjek: padaawalnya rempeyek yang dimiliki oleh mitra 1 tidak memiliki identitas/brand, maka dari itu kami memasukan branding pada list program unggulan. Untuk program unggulan branding ini, kami membuat logo, namabrand, dan label kemasan. Untuk logo kami membutuhkan waktu 2 minggu untuk membuat sekaligus revisi logo warnanya. Kami membuatkan setidaknya 4-5 sample logo, dan mitra memilih salah satu yang sekiranya cocok. kami juga bernegoisasi tentang penamaan sebuah merk pada rempeyek. Bu wiji dan suaminya sepakat menggunakan nama anak kedua nya yaitu Indira sebagai nama merk rempeyek. Dari pihak kami, nama rempeyek di plesetkan menjadi kata “Rempetjek” yang diadaptasi dari Bahasa Netherlands. Untuk label kemasan membutuhkan waktu seminggu, dan ada revisi terhadap label, terutama pada ukuran berat bersih dan juga nomor telepon. Untuk berat bersih, mitra keberatan akan hal tersebut karena takut jika ada kesalahan saat ditimbang. Untuk hasil akhir dari program branding, mitra merasa puas dengan namabrand dan label yang telah dibuat. Sampai saat ini tidak ada keluhan dari mitra soalbranddan label.

Penanggungjawab:MukhamaadMakruf Amin | 15.M1.0066

 

 

Program Pendukung 2: Packaging

Program yang kami lakukan adalah perubahan kemasan rempeyek milik Ibu Wiji. Sebelumnya kemasan produk rempeyek milik Ibu Wiji menggunakan plastik bening biasa dan direkatkan dengan panas dari api lilin. Karena begitu banyak kekurangan pengemasan dengan plastik bening, kelompok kami mengusulkan untuk mengubah kemasan plastik bening menjadi kemasan standing pouch berwarna silver yang dilengkapi dengan zipper lock serta adanya double seal untuk menjaga kualitas produk dan tentunya lebihmenarik para konsumen.

  • Risky AstyAndini | 15.E1.0238

 

Program Pendukung 3: Higenitas

Kebersihanproduksimerupakansalah satu faktor penting dalam pembutan produk pangan. Setelah kami melakukan survey ke tempat usaha mitra, kami melihat bahwa kebersihan proses produksi masih kurang, seperti belum menggunakan celemek saat menggoreng, menggunakan tangan secara langsung saat mengemas rempeyek, dan menggunakan kertas koran sebagai alas rempeyek sebelum dikemas ke dalam kemasan. Sehingga kami melakukan edukasi kepada Bu Wiji mengenai higenitas dan memberikan barang-barang yang mendukung proses produksi, Bu Wiji mulai paham dan merespon dengan baik mengenai pentingnya kebersihan proses produksi. Kelompok kami memberikan celemek untuk dikenakan saat proses produksi dan memberikansarung tangan plastikyang digunakan saat mengemas rempeyek agar higienisitas produk Ibu Wiji semakin terjaga. Kami juga memberikan kertas roti sebagai pengganti kertas koran yang digunakan sebagai alas rempeyek sebelum dikemaskedalamkemasan.

Penanggungjawab: Michelle Gunawan | 15.I1.0047

 

Program Pendukung 4: Pemasaran Online

Sebelum kami melakukanmelakukan kunjungan, Ibu Wiji hanya melakukan pemasaran rempeyek melalui warung-warung dan took-toko di sekitar rumahnya, sehingga kami berinisiatif untuk melakukan pemasaran online melalui Instagram. Dengan maraknya pengunaan sosial media kami pun berinisiatif menggunakan salah satu social media yaitu “Instagram”. Menurut saya maraknya penggunaan Instagram terutama dikalangan anak-anak muda jaman now merupakan terobosan yang sangat bagus untuk dicoba sebagai sarana penjualan. Pada Instagram sendiri tidak sedikit yang memanfaatkan social media ini sebagai sarana untuk memamerkan produk atau penjualan mereka agar produk mereka bisa dilihat oleh halayak banyak tanpa perlu untuk berkeliling atau menyediakan tempat untuk mereka yang membuka usaha.

Penanggungjawab:Julian Leonard Humiang | 14.K1.0062

 

Program Pendukung 5: PerluasanPangsaPasar

Padamitra 1 dengan produk rempeyek, hal ini sangat memberikan efek positif bagi usaha mitra dikarenakan sebelumnya sangat tidak banyak masyarakat mengetahui produk rempeyek ini. Alasannya utamanya adalah mitra tidak terfokus dalam memproduksi rempeyek karena memiliki pekerjaan lain, dan alasan keduanya adalah mitra juga belum memiliki merk dari produk rempeyek itu sendiri. Selain promosi menggunakan sarana media sosial, kami juga menggunakan sarana pemasaran fisik dari kartu nama yang dapat disebar ke masyarakat serta MMT untuk dipasang didepan rumah mitra. Setelah kami berdiskusi, Bu Wiji dan mitra 2 yaitu setuju apabila kami mendesain serta mencetak kartunamadan MMT.

Penanggungjawab: Sam Kenny Prasetya | 14.D1.0063

Program Pendukung 6: PIRT

Padaawalbertemudengan mitra 1, kami langsung menanyakan tentang kelengkapan surat iji usaha misalnya IUMKM dan SPIRT.Ternyata mitra kami sudah membuat IUMKM. Tetapi beliau lupa menaruhnya setelah di cari akhirnya ketemu. Setelah itu kami mengedukasi mitra tentang manfaan surat ijin usaha tersebut. Mulai dari legalitas usaha, sampai pengajuan modal seperti kredit usaha mikro. Karena surat tersebut sudah ketemu. Akhirnya kami menambahkan program pembuatan SPIRT. Tentunya kami juga mengedukasi tentang manfaat-manfaat ijin usaha tersebut. Dan padaakhirnyaibuwiji menyetujuinya untuk di buatkan SPIRT. Untuk saat ini program tersebur masih dalam proses di sebabkan karena sebelumnya kami mencari alternatif pembuatan pirt yang tidak menggunakan biaya besar. Diharapkan dengab adanya program ini bisa menambah nilai jual produk tersebut supaya jangkauan pemasaran produk bisa lebih luas dan tersebar dimana mana misalnya tokooleh-oleh, supermarket dll.

Penanggungjawab:NovianaPurbaLestana | 15.J2.0014

 

MITRA 2

Program Utama: InovasiBentukdan Rasa Rempeyek

Program utamapemasaran offline: padaawalnyaIbuSulastrihanyamemasarkanbawanggorengdipasar, kampusdandirumahsakit. Dan itu pun hanya orang-orang terdekatsaja yang membeli. Makadariitu kami mencetuskan program pemasaran offline dalamlingkupkotasemarangsepertimenawarkan di warung-warungmakan agar produkbawanggorengIbuSulastrilebihdikenaldan target konsumennyamenjadilebihluas. Program utamainidibantudengan program pendukung yang kami lakukanyaitudenganmencetakkankartunama agar pemasaran offline inilebihmudahdilakukan. Kami juga membantumenawarkan di tokooleh-olehnamunperluadanyaijin PIRT sehinggacukupsulituntukmemasukkanketokooleh-oleh. Tetapi di lain sisi, beberapatokooleh-oleh juga tertarikolehprodukbawanggorenginidan kami bisamenitipkanpadatokotersebutjikasudahmemperolehiji PIRT.

Penanggungjawab: KKU Kelompok 2

 

Program Pendukung 1: Re-Branding

Re-Branding AnakBawang: Sebelumnyamitra 2 kami sudahmemilikinama brand tetapinama brand itumerujukpadanamaownernyasendiriyaitubawanggoreng “Bu lastri”.  Menurut kami penamaanpada brand tersebutkurangmenarik. Sehingga kami memutuskanuntukmembuat program rebranding danmemasukannyakedaftar program unggulan. Membutuhkanwaktu 2 minggu juga untukmembuat logo dan juga brand. Kami juga menyediakan 4 sample logo, danmitramemilihsalahsatudarikeempatitu. Selamamenjalankan program initidakadarevisi. Untuk label nya kami membuatsekitarsatuminggudanlangsungdicetak. Ada beberaparevisi, terutamapadawarnabackgroundnya. Untuk yang warna, mitrakeberatanKarenaterlalugelap, sehinggatulisanputih yang adadilabeltidakkelihatan. Makadariitu kami mengubahwarnadarihitammenjadiputih. Laluawalnyamitra juga tidakmenyetujuiberatbersih yang terterapadakemasan, denganalasantakutjikaterjadikesalahandantidaksesuai denga beratbersihkarenaselamainimitratidakpernahmenggunakantimbangan